Bagaimana Cara Membuat Kertas dari Jerami Padi?

Bagaimana Cara Membuat Kertas dari Jerami Padi?

Kertas dapat dibuat dari tanaman berserat tetapi bahan terbaik adalah jerami padi. Jerami padi yang melimpah menjadi sampah saat panen. Dengan modal yang sangat minim, limbah pertanian ini bisa menjadi sumber mata pencaharian yang baik. Membuat kertas dari jerami dapat dilakukan bahkan oleh anak-anak di rumah mereka atau sebagai proyek di masyarakat. Seni membuat kertas dilakukan sejak zaman kuno di Cina dan Jepang di mana berbagai jenis kertas seperti yang mengkilap dan sutra diproduksi.

Bagaimana Cara Membuat Kertas dari Jerami Padi?
Bagaimana Cara Membuat Kertas dari Jerami Padi?

Berikut Tutorial Cara Membuat Kertas dari Jerami Padi

Bahan yang akan digunakan :

  1. Cetakan kayu
  2. Panci masak
  3. Timbangan timbangan
  4. Kotak dengan layar 100 inci untuk mengerjakan jerami.
  5. saringan logam layar 50 inci dalam bingkai kayu untuk memisahkan limbah dari sedotan.
  6. Baskom plastik atau logam atau wadah besar di mana cetakan dengan campuran jerami dan air dapat direndam sampai meleleh.
  7. Kayu untuk menggiling jerami yang sudah dimasak.
  8. Rolling pin untuk menghilangkan air dari sedotan.
  9. Pilih kain untuk mengalirkan air dari jerami ke dalam cetakan.
  10. Tekan kayu – untuk mengalirkan air selama pencetakan jerami yang dimasak.
  11. Pengering kayu tempat kertas yang diproduksi diletakkan kering.
  12. Dengan tidak adanya pengering kayu, kertas yang dihasilkan dapat disematkan di kain keju dan digantung di garis kain sampai kering.
  13. Bahan kimia dan bahan lainnya:
    Sodium hydroxide – untuk melunakkan jerami padi selama memasak
    Rosin ukuran dan tawas – untuk mencegah penyerapan air yang berlebihan dan bercak pewarna.
    Sodium hypochlorite – untuk pemutihan kertas (jika diinginkan)

Prosedur:

A. Persiapan jerami padi

  1. Potong jerami padi menjadi 5 cm, buang sampah dan simpan. Lalu cuci dengan air mengalir.
  2. Masukkan 1 kilo jerami kering ke dalam panci masak.
  3. Buat larutan 210 gram natrium hidroksida (95% murni) dalam 19 liter air. Tuang larutan ke dalam pot dengan jerami dan didihkan selama dua jam.
  4. Cuci sedotan yang sudah dimasak dan buat menjadi bola-bola dengan tangan.
  5. Pukul bola jerami dengan kayu di kayu keras atau batu datar untuk menggiling serat. Itu juga bisa ditumbuk atau ditumbuk dalam lesung dan alu.
  6. Saring serat yang dibumikan di layar 50 mesh yang ditempatkan di atas kotak layar 100 mesh dalam air mengalir (keran atau selang). Kelambu nilon juga dapat digunakan sebagai layar.
  7. Biarkan serat tanah melewati layar dan jatuh ke dalam kotak. Ini adalah tumbuk yang akan menjadi bahan kertas.
  8. Peras tumbuk dengan kedua tangan untuk menghilangkan air dan kemudian tempatkan dalam wadah bersih.

B. Pemutihan

  1. Buat larutan 400 gram natrium hipokorit dalam satu liter air.
  2. Biarkan jala menetes dan dari mereka menjadi bola.
  3. Pukul bola dengan pengocok kayu untuk membuatnya lebih halus.
  4. Tempatkan jaring halus di baskom dan tambahkan air sesuai dengan ketebalan jaring yang diinginkan. Untuk baskom 10 ″ x 14 ″ x .045 ″, ketebalan jaring sekitar 20 liter.
  5. Tambahkan ukuran rosin dan tawas. (10 gram ukuran rosin dalam 10 centimeter air matang 10%). Buat larutan 20 gram tawas dalam air rebusan 10 centiliter (20%) dan tambahkan ke jala.
  6. Pegang cetakan dengan kuat dengan kedua tangan dan rendam dalam baskom dengan jerami padi. Pindahkan cetakan untuk menyebarkan jala dan dengan ketebalan yang rata. Tiriskan air dan biarkan bentuk mesh menjadi kertas.
  7. Tutup kertas yang telah dibentuk dengan kain keju dan balikkan di atas pengering kayu. Tempatkan dua atau lebih kain keju di bawah layar dan tekan dengan rolling pin untuk menghilangkan air.
  8. Pisahkan layar dengan hati-hati dari kertas yang terbentuk, letakkan di antara kain tipis dan gantung hingga kering. Atau biarkan mengering di atas pengering kayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *